
.... " Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah " .... ( Roma 8 : 28 ).
Pandangan dan visi Allah itu jauh berbeda dengan pandangan dan visi manusia. Bagi Allah satu hari sama dengan beberapa hari bahkan lebih bagi manusia. Allah memiliki program kehidupan buat kita, dan pada akhir program itu nama Allah akan dimuliakan dan kata " indah pada waktu nya ", benar - benar akan terwujud.
Allah benar - benar ingin memproses kita, bahkan memanggang atau menempa kita agar memiliki iman yang sempurna. Seperti hal nya Allah melakukannya terhadap umat Israel sebelum sampai ke Kanaan. Beberapa momen memang terasa menyakitkan dan tidak nyaman bagi kita, manusia. Serasa Allah tidak adil terhadap kita orang percaya ...
Tetapi sekali lagi pandangan atau visi Allah itu berbeda dengan manusia. Allah memiliki visi yang luas dan berjangka panjang. Manusia harus sabar dan kuat, serta selalu mengucap syukur.
Kita harus memandang kehidupan kita seperti layaknya cerita novel. Terasa panjang, banyak berliku, pahit, manis dan sebagainya. Jangan seperti membaca koran, yang setelah satu hari dibaca maka hari berikutnya dibuang karena beritanya basi. Seorang pembaca novel, pasti akan setia membaca novel, bahkan dari hari ke hari. Setiap selesai beberapa halaman, maka dia akan menandai dan akan meneruskan membaca pada hari yang lain. Terkadang lakon didalam novel itu akan sengsara atau kalah pada awalnya, tetapi setelah beberapa lama kita ikuti jalan ceritanya, rata - rata lakon dalam novel akan sukses, menemukan kebahagiaan dan sebagainya. Seperti itulah Allah memproses kehidupan kita. Panjang, melelahkan, penuh warna dan pasti memiliki ending yang baik.