Minggu, 21 Juli 2013

YESUS SATU - SATUNYA HARAPAN, KEKUATAN DAN JAWABAN

" Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput " ( Yesaya 51 : 12 )

Kita, manusia pasti tak akan luput dari masalah. Masalah menimbulkan masalah baru yaitu ketakutan. Sumber ketakutan adalah manusia itu sendiri. Manusia takut terhadap sesama nya manusia, karena ada kesewenang - wenangan, emosi, amarah, harta, wanita, tahta dan lain sebagainya. Jika kita sudah di posisi yang benar, mengapa kita harus takut ? 

Manusia adalah ciptaan Tuhan yang tidak sempurna. Ayat alkitab diatas adalah jaminan, agar kita tidak usah takut akan sesama kita yang berbuat semena - mena.

Serahkanlah semua masalah dan konflik kepada Tuhan. Maka dia akan bertindak. Dia akan menghibur hati kita yang gelisah dan takut. Tuhan bisa mengubah tindakan seseorang yang beringas menjadi lemah lembut, yang pemarah menjadi penyayang, yang mendendam menjadi penuh belas kasihan.

Jika amarah dan dendam meliputimu, carilah tempat yang sunyi dan teduh, tenangkan dan kosongkan pikiran dan redahkan hati dihadapan Tuhan. Pujilah namaNya dengan segenap hati dan jiwa. Maka urapan dan mukjisatNya akan terjadi. Lalu, berdoalah, mohon kekuatan, penghiburan dan solusi yang terbaik ...

Tuhan Yesus memberkati

YERUSALEM BARU YANG DIJANJIKAN

" Lalu  didalam roh, Ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi, dan Ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari Sorga dari Allah. Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yaspis, jernih seperti kristal " ( Wahyu 21 : 10 - 11 ) .... " Tembok itu terbuat dari permata yaspis ; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni. Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara : setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan - jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening " ( Wahyu 21 : 18 dan 21 ).

Harta dan kekayaan di muka bumi ini tidak ada apa - apa nya dibanding" Yerusalem baru " yang sudah dijanjikan kepada kita. Emas murni disana, dijadikan tempat pijakan kaki. Sedangkan di bumi, emas yang belum tentu murni dijadikan pijakan hidup manusia yang kadang belum tentu jelas arahnya. Bahkan terkadang dipakai sebagai alat tukar dengan dosa.

Murnikanlah serta kuduskanlah iman dan hati kita, karena jika iman dan hati kita tidak murni dan kudus, maka

kita tidak akan dapat masuk kedalam kota " Yerusalem baru " yang sudah dipersiapkanNya ..

Tuhan Yesus memberkati